Klarifikasi Oknum ASN/P3K Diduga Lecehkan Profesi Wartawan -- GWI: Kami Butuh Bukti
Bantenupdate.com
Pandeglang-Banten / Dengan Mencuatnya pemberitaan oknum TU SMPN 1 Cibaliung berstatus ASN/P3K rangka jabatan menjadi BPD didesa cibaliung dan berujung pada dugaan oknum tersebut melecehkan profesi wartawan.
Dan akhirnya muncul klarifikasi sepihak Selesai melalui jalan musyawarah mufakat di kantor Sekretariat Forum Komunikasi Aktivis Selatan (FK-PAS) hal ini sangat disayangkan karena diduga yang bertanda tangan dalam hal untuk menyikapi permasalahan tersebut dalam rekrutmen (FK-PAS) berjumlah 16 wartawan akan tetapi saat klarifikasi tersebut dilaksanakan tidak semua hadir dan hal itu amat disayangkan oleh para insan pers yang ikut menandatangani untuk mengawal permasalahan tersebut.
M.Sutisna salah satu anggota tim investigasi Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) mengatakan." Dalam surat untuk mengawal permasalahan dugaan pelecehan profesi wartawan tersebut saya ikut didalam nya tapi anehnya saat ada klarifikasi tersebut saya tidak ada undangan secara resmi dan yang saya ketahui bila itu sudah ada klarifikasi melalui pemberitaan, Tapi muncul kejanggalan karena klarifikasi tersebut tidak semua hadir termasuk saya ucapnya.
Raeynold Kurniawan ketua GWI Pandeglang angkat bicara." Sah-Sah saja oknum ASN tersebut mau klarifikasi dimana pun akan tetapi kami insan pers juga butuh keterangan dan bukti jelas kalau bukan dia pelakunya.Dari awal kritikan rangkap jabatan oknum tersebut GWI yang mengawal sampai muncul dugaan melecehkan profesi wartawan. Kami pastikan dalam waktu dekat akan layangkan surat permohonan konferensi pers ke dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten Pandeglang terkait hal ini tutupnya.
Bahrudin

Raey 



