Terima Amanah Baru Pimpin HKTI Kabupaten Pandeglang Periode 2026-2031, TB. Udi Juhdi Siap Realisasikan Program Pak Prabowo Di Bidang Pertanian
Bantenupdate.com, Pandeglang, Banten | Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, TB. Udi Juhdi, SE, resmi dipercaya memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pandeglang periode 2026-2031.
Anggota DPRD Pandeglang dari Faksi Gerindra tersebut dilantik sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Pandeglang pada Sabtu (26/09/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua II Harian DPN HKTI, Mulyono Machmur, bersama ketua DPC HKTI kabupaten/kota se-Provinsi Banten.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP HKTI Sudaryono, Ketua Harian I DPP HKTI Mayjen Bachtiar Utomo, serta sejumlah pengurus pusat DPP HKTI.
Rangkaian pelantikan juga dimeriahkan parade hasil bumi dari masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Usai dilantik, TB. Udi Juhdi langsung menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi fokus HKTI Kabupaten Pandeglang selama masa kepengurusannya.
Salah satunya adalah mendukung kebijakan pemerintah di sektor pertanian, khususnya program yang berkaitan dengan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan.
“Setelah dilantik kami siap merealisasikan Program Pak Prabowo di bidang pertanian yang hari ini dirasakan pro terhadap petani, salah satunya adalah terkait dengan kesejahteraan terhadap petani,” kata ketua DPRD Pandeglang periode 2019-2024 tersebut.
Lanjut TB. Udi Juhdi mengatakan HKTI Kabupaten Pandeglang juga akan mendorong program swasembada dan ketahanan pangan sesuai dengan asta cita Bapak Presiden Prabowo.
Upaya tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan pangan domestik dan penguatan distribusi pangan.
Selain itu, HKTI Kabupaten Pandeglang akan fokus pada regenerasi dan modernisasi petani.
Tb. Udi Juhdi menilai regenerasi menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Ia mengatakan perlu dibangun kesadaran di kalangan generasi muda bahwa bertani dapat menjadi pilihan pekerjaan sekaligus sumber penghasilan.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peluang untuk dikembangkan dengan pendekatan modern sehingga dapat menarik minat anak muda.
“Regenerasi petani itu salah satunya adalah membangun kesadaran bahwa bertani itu menghasilkan. Bertani itu pilihan bagi kalangan muda bahwa ini adalah pilihan alternatif untuk masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Ia juga menyinggung keberadaan organisasi petani muda yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan sektor pertanian.
HKTI Kabupaten Pandeglang, akan mendorong petani mengembangkan berbagai metode pertanian, termasuk pertanian organik.
Upaya tersebut nantinya dilakukan dengan membangun koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang berkaitan dengan sektor pertanian.
“Kita mendorong petani untuk bertani baik secara organik maupun secara individu dan berkoordinasi dengan OPD di Kabupaten Pandeglang yang berkaitan dengan pertanian,” katanya.
Selain regenerasi petani, Tb. Udi Juhdi juga menekankan pentingnya memperkuat akses petani terhadap sarana produksi dan pembiayaan.
Menurut dia, petani membutuhkan dukungan dalam hal akses lahan, alat produksi hingga pembiayaan untuk meningkatkan produktivitas.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan petani tetap mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil produksi pertanian.
Ia menyebut HKTI Kabupaten Pandeglang akan mendukung kebijakan pemerintah pusat di bidang pertanian serta berkoordinasi dengan HKTI tingkat Provinsi Banten.
“Kabupaten Pandeglang mensupporting sistem sebagaimana arahan Ketua Umum HKTI Sudaryono juga Andra Soni sebagai Ketua DPD HKTI Banten, agar menyukseskan kebijakan Presiden Prabowo untuk pertanian dan petaninya,” ucapnya.
Ia berharap HKTI Kabupaten Pandeglang tidak hanya menjadi wadah organisasi petani, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi antara petani, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
Ia mengajak generasi muda, khususnya anak-anak petani, untuk tidak memandang sektor pertanian sebagai pekerjaan tradisional semata.
Menurutnya, pertanian dapat menjadi pilihan masa depan apabila dikembangkan dengan teknologi, modernisasi dan pengelolaan yang tepat.
“Kita mengajak anak petani bisa melakukan apa yang dilakukan oleh Bapak Presiden Prabowo,” pungkasnya.
Lanjut TB. Udi Juhdi, Kabupaten Pandeglang di Provinsi Banten dikenal luas sebagai daerah agraris yang menjadi salah satu penopang utama ketahanan dan penyangga pangan nasional.
Sektor pertanian menyumbang sekitar 33,70% dari total produk domestik bruto (PDRB) Kabupaten Pandeglang, Dari total wilayah seluas 274.689 hektare, sekitar 80,07% (219.950 hektare) dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian seperti persawahan, ladang, perkebunan, dan kolam.
Wilayah kabupaten Pandeglanh didukung oleh 18 aliran sungai utama serta garis pantai yang panjang, memberikan potensi besar di bidang pangan maupun perikanan.
Selain padi sebagai pangan utama yang menjadikan Pandeglang sebagai lumbung pangan Banten, daerah ini juga mengembangkan hortikultura (seperti cabai untuk pasokan Jabodetabek) serta perkebunan skala besar seperti proyek vanili modern di Panimbang.
Petani di Pandeglang masih menghadapi tantangan klasik seperti akses terhadap subsidi pupuk, distribusi benih, dan perbaikan infrastruktur.
Kami HKTI Kabupaten Pandeglang akan berkerjasama dengan Pemerintah daerah dan Pusat untuk mendorong produktivitas melalui program gerakan tanam serentak, bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor, serta penerapan teknologi pertanian modern untuk menghadapi perubahan iklim seperti ancaman El Niño. Paparnya.
Insya allah dengan kepengurusan yang baru HKTI lebih pro terhadap petani sesuai dengan cita-cita dan arahan Bapak Prabowo Subianto, kami HKTI Kabupaten Pandeglang (Red)

Admin Bantenupdate 



