Banyak Kasus Keracunan Juga Makana Basi, Aktivis Pandeglang, Minta Juru Masak Dapur MBG Se Pandeglang Dilatih & Memiliki Sertifikat Dari Dinsnakertarans Atau Lembaga Kursus

Banyak Kasus Keracunan Juga Makana Basi, Aktivis Pandeglang, Minta Juru Masak Dapur MBG Se Pandeglang Dilatih & Memiliki Sertifikat Dari Dinsnakertarans Atau Lembaga Kursus

Bantenupdate.com, Pandeglang, Banten | Aktivis Pandeglang, Badruzaman, mempertanyakan terkait keahlian Koki atau juru masak pada dapur MBG se Kabupaten Pandeglang, mengingat banyak sekali kejadian keracunan dan basi pada makan pada Program MBG.

Pertanyaan seputar koki dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang muncul karena kasus keracunan makanan dan makanan basi yang mendorong BGN harus evaluasi besar-besaran, menyoroti kebutuhan akan koki profesional bersertifikat untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan, serta mengatasi masalah logistik masakan massal, berbeda dengan juru masak biasa. 

Koki profesional dibutuhkan untuk mengawasi menu bergizi yang aman, rasa, kebersihan, dan efisiensi produksi.

Badruzaman menyampaikan kepada awak media "Banyaknya keluhan dan kasus keracunan, makanan basi kami meminta setiap Dapur MBG di Pandeglang, menggandeng Disnakertras dan lembaga kurusu di bidang masakan, supaya mengadakan pelatihan untuk koki atau juru masak pada semua dapur MBG di Pandeglang,  koki terlatih/profesional di dapur MBG, bukan hanya bisa masak tapi untuk keamanan masakan.


Lajut Badru, Koki yang sudah di latih Bersama ahli gizi, memastikan rasa dan tampilan, serta menjaga kebersihan (pakai kitchen mask & hair cap) untuk ribuan porsi.


Memasak dalam skala besar, memastikan makanan tidak basi, dan mengatur ritme kerja agar makanan siap tepat waktu dan aman dikonsumsi.


Badan Gizi Nasional (BGN) harus menerapkan standar baru, termasuk mewajibkan koki bersertifikat dan adanya pengawas gizi untuk memperketat proses.
 
Komentar ini muncul dari kebutuhan untuk meningkatkan standar kualitas dan keamanan program MBG, dengan melatih koki profesional untuk mengatasi tantangan logistik dan nutrisi dalam skala masif, terutama setelah adanya insiden keracunan massal yang mengancam keberlanjutan program.

Kami akan lakukan Rapat Dengan Pendapat  terkait Koki atau juru masak pada dapur MBG di Pandeglang, Bersama Satgas MBG Pandeglang, Tutupnya. (Han/Red)