Terguling di Ruas Jalan Panimbang Labuan Setelah Tabrak Tiang, Truk Box Angkut BBM Solar Diduga Ilegal Pengemudi Kabur

Terguling di Ruas Jalan Panimbang Labuan Setelah Tabrak Tiang, Truk Box Angkut BBM Solar Diduga Ilegal Pengemudi Kabur

Kendaraan yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar ilegal itu terguling setelah sebelumnya kehilangan kendali dan menabrak sebuah tiang telepon di tepi jalan. Sontak saja, peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar maupun para pengguna jalan yang melintas. Lantaran, akibat kendaraan terguling, sejumlah wadah yang diduga berisi solar pecah sehingga tumpah dan mengalir ke badan jalan. Dalam waktu singkat, lokasi kejadian dipenuhi warga yang datang membawa jeriken, ember, botol, hingga wadah lain untuk memunguti solar yang berceceran.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, mobil box tersebut melaju dari arah Labuan menuju Panimbang. Saat melintas di kawasan Torogong, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga keluar jalur dan menghantam tiang telepon di sisi kiri jalan. Benturan yang cukup keras menyebabkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan sebelum akhirnya terguling.

Iya suara benturannya keras, dari arah Labuan menuju Panimbang, saat melintas di kawasan Torogong, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga menghantam tiang telepon di sisi kiri jalan. Benturan yang cukup keras menyebabkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan sebelum akhirnya terguling,” ungkap salah satu warga yang enggan namanya disebutkan.

Kendaraan Truk Jenis Box Yang mengangkut BBM Jenis Solar Yang Diduga Ilegal

Peristiwa itu terjadi begitu cepat, katanya, dan tidak lama setelah kejadian warga sekitar berdatangan ke lokasi. Sebagian masyarakat menyaksikan proses evakuasi kendaraan, sementara sebagian lainnya terlihat memunguti cairan yang diduga solar menggunakan berbagai wadah. Kerumunan warga tersebut menyebabkan arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Panimbang Labuan sempat mengalami perlambatan karena banyak kendaraan yang mengurangi kecepatan saat melintas. “Lumayan saja dapet solar gratis, banyak juga,” kata mereka.

Pantauan dilokasi, selain tejadi pelambanan arus laju kendaraan akibat kecelakaan dan warga yang mengambil Solar yang berserakan, awak media mencoba mencari supir atau kernet kendaraan untuk meminta keterangan, namun tidak ditemukan ada di lokasi kejadian.

Gak lihat pak yang mana supirnya atau kernetnya, gak tahu ke mana supirnya,” ujar warga.

Hingga berita ini di tayangkan, awak media masih berupaya mencari informasi soal kepemilikan kendaraan dan mutan berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar yang diduga Ilegal. (Risman/01).