Pembangunan TPT Dari DD Tahun 2025 Desa Parumasan Diduga Asal Jadi, Aktivis Minta APH Turun Kelapangan

Pembangunan TPT Dari DD Tahun 2025 Desa Parumasan Diduga Asal Jadi, Aktivis Minta APH Turun Kelapangan

Independenupdate.com, Pandeglang, Banten | Miris, Sebuah proyek yang bersumber dari anggaran Dana desa (DD) tahun 2025 Desa Parumasan Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang yang terletak di Kp. Pade RT. 002 RT. 001 yang diduga masih dalam pengerjaan Asal Jadi, selain itu proyek tersebut juga terlihat teknis pemasangan batu tanpa galian terkesan yang penting jadi, Kamis, 05/06/2025.

Pembangunan TPT dari Dana Desa (DD) Parumasan tahun 2025 senilai Rp. 34.185.000,- dengan volume 34 x 0,35 x0,46 M3, manfaat untuk menahan badan jalan supaya tidak longsor, yang di kerjakan beberapa pekerja kelihatannya sudah direncanakan atau dugaan meringankan Anggaran.

Pasalnya batu Padas mulai awal hanya di tata saja tak dikerjakan dengan baik, apalagi tidak adanya lantai dasar, apalagi galian tidak ada, Untuk pengerjaan Desa seharusnya dari pihak Desa sendiri menghimbau kepada TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) untuk mengerjakan dengan sebaik mungkin bukan dikerjakan asal -asalan, apalagi tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada.

Menurut salah satu sumber warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan ”Pada Saat pemasangan Batu dasar TPT diduga tanpa dasar pak, ters dari segi galian saja asal – asalan bapak lihat sendiri bagaimana Pengerjaannya,” Ucapnya”.

Lebih lanjut bahannya pun tak seperti batu kali lainnya kaya batu kapur atau batu apa jelek kualitasnya, ” Imbuhnya.

Makanya seperti yang di sampaikan beberapa Warga benar adanya saat Awak Media berada di lapangan, terlihat tanpa ada galian yang sesuai spesifik.

Iik Sengkleh, Aktivis Pandeglang, menyampaikan kepada awak media bahwa "Ini jelas penglanggaran yang bisa mengarah ke tidak pidana korupsi, dengan beberapa temua di Desa Parumasan, kami meminta kepada BPK RI, Inpektorat Kabupaten Pandeglang, dan Dinas Terkait agar melakukan Audit dan cek kelapangan, jangan sampai Dana Desa Menjadi Ajang Bacakan para oknum" tutupnya. (Wan/Red)